Vibiz Media

Vibiz Media
Pasangkan Iklan anda di web portal kami

Berita Daerah

Berita Daerah
Media Pemasangan Iklan Daerah & Investasi Daerah

Vibiznews

Vibiznews
Media Pemasangan Iklan Seputar Investasi & Ekonomi

Info Teknologi

Info Teknologi
Media Pemasangan Iklan Seputar Teknologi

Info Belanja

Info Belanja
Media Pemasangan iklan Seputar Market

Training COA

Training COA
Training COA bersama Property Bisnis Academy

Minyak Mentah Naik

Harga produk energi kembali naik pada hari Senin, kecuali gas alam dan bensin. Harga minyak mentah naik ke tertinggi satu minggu setelah G20 menyetujui program stimulus Jepang sehingga diperkirakan akan terjadi kenaikan permintaan minyak mentah.

Harga Minyak mentah Juni dibuka  naik 17 cent menjadi $89.36 perbarel pada elektronik  trading di NYMEX.Harga minyak mentah Mei di NYMEX naik 75 cent atau 0.9% menjadi $88.76 perbarel, harga penutupan tertinggi sejak 12 April, dan kontrak Mei jatuh tempo kemarin. Tahun ini harga minyak mentah turun 2.7%. Support $86.85 dan resistant $92.50 perbarel

Harga minyak Brent Juni naik 0.7% menjadi $100.39 perbarel di ICE Futures Eropa. Support $97.7 dan resistant $104.10 perbarel

Harga bensin turun 0.1% menjadi $2.7694 pergalon. Support $2.71 dan resistant $2.89 per gallon.

Harga gas alam kembali turun ke terendah 9 minggu, karena suhu udara normal, harga gas Alam Mei di NYMEX turun 3.2% menjadi $4.267 perjuta Btu, penurunan terbesar sejak 14 Februari.Resistant $4.45 dan support $4.18 perjuta Btu

Harga Produk Energi Akhir Minggu Naik

Harga produk energi meningkat pada akhir minggu lalu, kecuali gas alam. Harga minyak dan bensin naik karena penguatan dari Euro terhadap dolar.

Harga minyak mentah pagi ini dibuka  di $88.01 perbarel pada elektronik trading di NYMEX. Harga Minyak Mentah Mei di NYMEX  naik 51 cent atau 0.6% menjadi $88.24 perbarel. Harganya sempat turun ke $85.61 perbarel hari Jumat, harga terendah sejak 11 Desember. Harga minyak mentah minggu lalu turun 3.3% dan tahun ini  harganya turun 14%. Support $86.85 dan resistant $92.5 perbarel.

Harga minyak Brent kembali naik 76 cent atau 0.8% menjadi $99.89 perbarel di ICE Futures Eropa di London. Setelah harganya sempat menyentuh $96.75 terendah sejak 2 Juli. Support $97.7 dan resistant $104.10

Harga Bensin Mei di NYMEX naik 1.29 cent atau 0.5% menjadi $2.7684 pergalon. Harga bensin turun 1.2% pada minggu lalu. Harga bensin rata-rata  di pompa bensin di seluruh dunia turun 0.6 cent menjadi $3.506 pergalon. Support   $2.725 dan resistant $2.902 per galon

Harga gas alam kembali turun karena suhu kembali normal. Harga gas alam Mei turun 2 cent atau 0.5% menjadi $4.381 perjuta Btu. Minggu lalu harga gas alam naik 3.7%, kenaikan 9 minggu berturut-turut. Resistant $4.59 dan support $4.31 perjuta BtuHarga produk energi meningkat pada akhir minggu lalu, kecuali gas alam. Harga minyak dan bensin naik karena penguatan dari Euro terhadap dolar.

Harga minyak mentah pagi ini dibuka  di $88.01 perbarel pada elektronik trading di NYMEX. Harga Minyak Mentah Mei di NYMEX  naik 51 cent atau 0.6% menjadi $88.24 perbarel. Harganya sempat turun ke $85.61 perbarel hari Jumat, harga terendah sejak 11 Desember. Harga minyak mentah minggu lalu turun 3.3% dan tahun ini  harganya turun 14%. Support $86.85 dan resistant $92.5 perbarel.

Harga minyak Brent kembali naik 76 cent atau 0.8% menjadi $99.89 perbarel di ICE Futures Eropa di London. Setelah harganya sempat menyentuh $96.75 terendah sejak 2 Juli. Support $97.7 dan resistant $104.10

Harga Bensin Mei di NYMEX naik 1.29 cent atau 0.5% menjadi $2.7684 pergalon. Harga bensin turun 1.2% pada minggu lalu. Harga bensin rata-rata  di pompa bensin di seluruh dunia turun 0.6 cent menjadi $3.506 pergalon. Support   $2.725 dan resistant $2.902 per galon

Harga gas alam kembali turun karena suhu kembali normal. Harga gas alam Mei turun 2 cent atau 0.5% menjadi $4.381 perjuta Btu. Minggu lalu harga gas alam naik 3.7%, kenaikan 9 minggu berturut-turut. Resistant $4.59 dan support $4.31 perjuta Btu

Harga Emas Meningkat Hari Ini

 Harga Emas Meningkat Hari Ini, Harga logam mulia masih bearish kemarin kecuali emas, tembaga  dan palladium, terjadi penarikan dana pada dari investasi berbasis emas, sementara di pasar fisik terjadi pembelian besar-besaran di India dan Cina karena harga emas yang murah, akibatnya harga emas fisik dan harga emas spot meningkat membuat imbas ke harga emas futures. Dolar AS melemah kemarin dan minyak mentah meningkat mempengaruhi kenaikan harga emas. Data ekonomi AS terlihat melemah

Harga emas Juni di Comex naik $9 atau 0.7% menjadi $1,391.70 perounce. Harga emas spot naik $14.30 menjadi $1,392.25 dengan resistant pertama pada $1,404.20 dan berikut $1,425 sedangkan support di $1,375 dan berikut di $1,365 perounce

Harga perak Mei turun 10.7 cent menjadi $23.20 perounce dengan resistant $23.725 dan berikut ke $24, sedangkan support di $22.835 dan berikut ke $22.435 perounce.

Harga tembaga Mei di Comex naik 1.5 cent atau 0.5% menjadi $3.2025 perounce. Resistant di $3.21 dan berikut ke $3.25 sedangkan support di $3.18 dan berikut ke $3.15 perounce..

Harga platinum Juli turun 0.4% menjadi $1,429 perounce. Support $1,383 dan resistant $1,543 perounce

Harga palladium Juni naik 1.3% menjadi $669.80 perounce. Support $618 dan resistant $736 perounce

Permintaan Emas Fisik Meningkat

Harga emas LLG mengalami kenaikan pada hari Rabu, karena pembelian fisik dari India meningkat pada harga rendah. Pada perdagangan fisik dan jangka pendek terjadi kenaikan tapi terlihat trend bearish masih berlangsung, karena di investasi emas terjadi penjualan sementara di pasar fisik ada pembelian.

Pada investasi emas pemilik dana beralih ke investasi yang lebih menguntungkan saat ini yaitu di saham dan dolar AS. Sedangkan bagi orang umum seperti India yang memang tradisinya menyimpan emas fisik, harga rendah membuat mereka melakukan pembelian. Tarik menarik antara kedua pasar yang berbeda terjadi pada emas fisik.

Pada pasar Asia emas Fisik sempat mengalami penurunan pada pagi hari di $1,364.95 perounce, namun meningkat sampai ke tertinggi di $1,382.75 namun tidak bertahan di siang hari anjlok lagi ke $1,369.45 dengan range di pasar Asia sebesar $17.8. Demikian juga di pasar Eropa harga sempat ke tertinggi di $1,386.10 namun turun ke $1,371.50 dengan range di pasar Eropa sebesar $14.6 perounce.

Di awal pasar AS di bursa Amerika aksi beli berlangsung sampai ke tertinggi di $1,395 dan turun lagi sampai ke terendah $1,368.45 perounce, dengan range sebesar $26.55. Harga emas LLG ditutup di $1,376 naik $6 atau 0.4%.

Harga emas sangat volatile di semua pasar dengan range keseluruhan sebesar $30.05 dengan harga tertinggi di $1,395 dan terendah di $1,364.95 perounce.

Pagi hari ini dibuka di $1,376.90 naik 90 cent.

Resistant pertama di $1,395 kemudian ke $1,400 sedangkan support $1,360 dan berikut ke $1,355 perounce.

Aksi Beli Emas Fisik Di Asia

Harga emas LLG kembali  meningkat karena peningkatan pembelian fisik emas di  Cina dan India karena harga emas rendah, dan juga Bank Sentral Srilangka, Korea, dan Australia berencana untuk meningkatkan cadangan emasnya.

Harga emas LLG pada pagi hari di Pasar Asia sempat lanjut turun ke harga terendah di $1,321.70 harga terendah sejak 28 Januari 2011, setelah itu aksi beli berlangsung di pasar Asia siang sampai ke tertinggi di $1,391.30 dan berlanjut lagi di pasar Eropa sampai ke tertinggi di $1,403.40, namun harga emas tidak dapat bertahan diatas $1,400 dan di Bursa AS siang turun kembali dan ditutup di $1,367.20  naik $11.45 atau 0.8%.

Range LLG masih tinggi $81.7 dengan tertinggi di $1,403.40 dan terendah di $1,321.70 perounce.

Pagi hari ini emas LLG dibuka di $1,370 naik $2.80 perounce

Resistant pertama di $1,403.40 dan berikut ke $1,425 sedangkan support di $1,321.70 dan berikut ke $1,300 perounce. 

Harga Emas Anjlok


(Vibiznews – commodity) – Harga emas anjlok terbesar dalam 33 tahun, karena data GDP Cina yang turun diluar perkiraan, dan aksi jual emas dari investor karena memerlukan lebih banyak uang cash untuk menutupi kerugian. Dalam dua hari ini harga emas turun 13% atau $200

Harga emas Juni di Comex turun $133.70 atau 9%  menjadi $1,368 perounce, penurunan terbesar sejak 17 Maret 1980. Harga sempat ke terendah dua tahun di $1,348.50 perounce. Aksi jual berlangsung sampai volume transaksi meningkat 684,502, diatas rekor 486,135 pada 28 November 2012 lalu, hampir satu setengah kali dari rekor.

Harga emas spot turun $109.20 menjadi $1,368.25 perounce. Resistant pertama pada $1,400 dan berikut di $1,425 perounce, sedangkan support di $1,355.30 dan berikut di $1,530 perounce.

Harga perak Mei di Comex turun $2.811 atau 11 %  menjadi $23.525 perounce, penurunan terbesar sejak 23 September 2011. Sempat menyentuh harga terendah sejak 8 Oktober 2010 di $22.73   Resistant pertama di $24 dan berikut di $24.50, sedangkan support di $22.92 dan berikut di $22.50.

 Harga tembaga Mei di Nymex turun 6.10 cent atau 2.3% menjadi $3.2890 perounce.  Sempat menyentuh harga terendah 17 bulan di $3.1935 perounce. Resistant pertama di $3.30 dan berikut di $3.33 sedangkan support di $3.25 dan berikut di $3.10 perounce.

 Harga platinum Juli anjlok 4.8% menjadi $1,424.80 perounce.  Support $1,383.50 dan resistant $1,543.50

Harga palladium Juni anjlok 5.9% menjadi $667 perounce, penurunan terbesar sejak 14 Desember 2011.Support $618.80 dan resistant $736 perounce

Harga Emas Anjlok

Harga logam mulia anjlok semua pada hari Rabu kemarin, setelah the Feds mengumumkan MOM meeting bulan lalu, dimana sebagian anggota menyatakan untuk mengurangi pembelian obligasi dan menghentikannya pada akhir tahun, ditambah dengan penjualan cadangan emas Cyprus sebesar $522 juta.

Harga emas Juni di Comex turun $25.50 atau 1.8% menjadi $1,561.20 perounce, penurunan terbesar sejak 2 Nopember. Sementara emas spot turun $23.40 menjadi $1,562 perounce. Resistant pertama pada $1,570 dan berikut ke $1,580 perounce, sedangkan support di $1,556.40 dan berikut ke $1,550 perounce.

Harga perak Mei di Comex turun 21 cent atau 0.8% menjadi $27.67 perounce. Resistant pertama pada $28.02 dan berikut di $28.25 sedangkan support di $27.445 dan berikut di $27.07 perounce.

Persediaan tembaga meningkat sementara permintaan Cina memperlihatkan pengurangan karena melambatnya ekonomi Cina. Harga tembaga Mei di NYMEX turun 1,75 cent atau 0.7% menjadi $3.4240 perounce, penurunan terbesar sejak 3 April.Resistant pertama di $3.45 dan berikut di $3.48 sedangkan support di $3.40 dan berikut di $3.38 perounce.

Harga paladium Juni turun 1.7% menjadi $720.85 perounce, sempat turun ke terendah sejak 15 Januari di $704 perounce. Support $705 dan resistant $780 perounce.

Harga platinum Juli turun 1.5% menjadi $1,529.80 perounce. Support $1,516 dan resistant $1,555 perounce.

Harga Minyak Nymex Turun Pagi Ini


Harga Produk Energi mengalami kenaikan kemarin, karena melemahnya dolar AS terhadap Euro, kecuali gas alam kembali turun.

Harga minyak mentah di NYMEX di elektronik trading mengalami penurunan ke terenedah satu minggu sebesar 0.3%, karena persediaan minyak naik 5.1 juta barel pada minggu lalu, menurut data API. sedangkan laporan EIA menyatakan bahwa persediaan naik 1.5 juta barel menjadi 390 juta barel, tertinggi 22 tahun.

Harga minyak mentah Mei di NYMEX turun 27 cent atau 0.3% menjadi $93.93 perbarel di elektronik trading pada pembukaan pasar pagi hari ini. Kemarin harga minyak mentah Mei naik 0.9% menjadi $94.20, kenaikan tertinggi sejak 26  Maret dan harga tertinggi sejak 3 April. harga minyak mentah naik 2.4% tahun ini. support $84.85 dan resistant $97.7 per barel

Harga minyak brent naik 1.5% menjadi $106.23 perbarel di ICE futures eropa. Support $100.7 dan resistant $112.7 per barel.

Harga bensin Mei di NYMEX melanjutkan naik 1.1% menjadi $2.9424 pergalon. Support $2.650 dan resistant $3.051 pergalon

Harga gas alam kembali turun untuk hari kedua karena suhu normal kembali di AS. Harga gas alam Mei di NYMEX turun 1.6% menjadi $4.017 perjuta Btu. Support $3.618 dan Resistant $4.116 per juta

Harga Komoditi Sawit& Karet Asia Meningkat

Harga komoditas pasar Asia kemarin ditutup meningkat karena persediaan berkurang.

Persediaan Minyak Sawit  berkurang 7 % menjadi 2.27 juta ton di bulan Februari, penurunan bulanan terendah sejak Januari 2011. Produksi meningkat 2.3% menjadi 1.33 juta ton sedangkan ekspor meningkat 2.1% menjadi 1.43 juta ton.

Harga minyak sawit Juni melonjak 1.7% menjadi 2,400 ringgit perton di Bursa Malaysia Derivatives, harga tertinggi sejak 28 Maret.

Daerah penghasil karet di Asia Tenggara mengalami curah hujan yang tinggi sehingga produksi berkurang

Harga Karet September  di TOCOM ditutup melonjak 16.8 yen atau 6.6% menjadi 270.3 yen perkg harga penutupan tertinggi sejak 29 Maret.

Harga kopi Robusta Mei  di Liffe London turun 0.25% ke $2,008 perton. Support $2006 dan resistant $2,072 perton

Kasus Investasi Emas Bodong, Salah Siapa?

(Commodity) Kasus investasi bodong yang tengah marak terjadi beberapa waktu terakhir ini ditujukan oleh adanya dua kasus yang dilakukan oleh Raihan Jewellery dan Golden Traders Indonesia Syariah. Tak pelak, munculnya kasus ini ke permukaan cukup menyita perhatian publik yang diduga adanya penyelewengan dan penggelapan dana nasabah hingga mencapai Rp 60 triliun.

Kedua perusahaan tersebut memberikan iming-iming return yang cukup besar yaitu 7,5%-8% per bulan. Namun pada kenyataannya hingga setelah 2 tahun nasabah yang memberikan uangnya di awal, kedua perusahaan tersebut ternyata tidak memenuhi janjinya seperti di awal perjanjian.

Analis Vibiz Research, Joko Prayitno mengatakan, kasus tersebut merupakan kasus dengan skema yang lama. "Pada tahun 2003, pernah terjadi kasus serupa dimana PT Qsar Sukabumi juga malahan terbukti menggelapkan dana nasabah lebih dari Rp 2 triliun," ungkapnya melalui siarannya dalam program Vibiz Focus di vibiznews.com, Rabu (13/03/2013).

Joko menerangkan, dua tahun kemudian tepatnya tahun 2005, Koperasi Langit Biru diduga melakukan kasus yang sama dengan menggelapkan dana nasabahnya sebesar Rp 3 triliun.

"Kondisi ini memberikan indikasi bahwa sektor investasi dan sektor perekonomian Indonesia masih belum aman terhadap kasus-kasus tersebut," katanya.

Momen ini lanjutnya, juga menjadi perhatian serius oleh BAPPEBTI dan Kementerian Perdagangan dimana dikuatirkan kasus seperti ini akan kembali muncul pada beberapa tahun mendatang.

Ada beberapa bentuk pelanggaran yang ditangkap telah dilakukan oleh Raihan Jewellery dan Golden Traders Indonesia Syariah, antara lain :

1.Penyalahgunaan izin

Kedua perusahaan dalam izin kepada Bappebti adalah menjual emas namun realisasinya justru melakukan skema investasi emas

2.Tidak memiliki izin investasi

Kedua perusahaan jelas telah melanggar UU Pasar Modal dengan ancaman hukuman pidana dan perdata

3.Adanya pelanggaran kesepakatan dan penggelapan dana nasabah

Kedua perusahaan melanggar kesepakatan kepada nasabah mengenai return yang dijanjikan kepada nasabah dan malahan menggelapkan dana nasabah

Joko berpendapat, dengan adanya kasus ini memberikan indikasi bahwa masalah utamanya bukanlah dari kedua perusahaan tersebut namun minimnya pengawasan dan ketidakjelasan dalam memberikan izin merupakan inti dari permasalahannya sehingga memberikan celah bagi kasus ini terus berulang.

"Saling lempar tanggung jawab antara Kemendag dan Bappebti menjadi permasalahan yang harus segera dibenahi," tambahnya.

Di samping itu, maraknya penipuan berkedok investasi emas yang tengah marak terjadi di lingkungan masyarakat saat ini justru memberikan kerugian yang sangat besar bagi sang korban. Jumlah uang dari miliaran hingga triliunan rupiah lenyap seketika.

Siapa sesungguhnya yang bersalah terhadap kasus ini?.

Berikut adalah sekilas wawancara eksklusif dengan Megain Widjaja selaku CEO Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) melalui sambungan telepon :

Vibiznews : Pendapat bapak mengenai kasus yang sedang marak terjadi saat ini?. Adakah langkah baru yang harus dilakukan untuk mencegah kasus ini tidak terulang?

Megain : Saya menghimbau kepada masyarakat untuk jangan mudah terbuai dengan janji-janji yang memberikan tingkat pengembalian yang tinggi. Dari institusi bursa sendiri tidak bisa melakukan apa-apa karena kedua perusahaan yang melakukan kasus tersebut bukan member kami

Dan bagaimana seharusnya peran serta dari pemerintah?. Apa yang sebaiknya masyarakat ketahui supaya tidak ada lagi yang terjebak dengan kasus investasi bodong ini di kemudian hari?.

Harga Emas Lanjut Turun, Investor Beralih ke Saham

(Vibiznews - Commodity) - Harga logam mulia pada penutupan pasar hari Kamis mengalami penurunan kecuali tembaga. Berita dari Sentral Bank Jepang yang akan membeli obligasi dua kali lipat sempat menaikan harga emas namun kemudian emas turun lagi. Berita ECB yang tidak mengadakan perubahan dalam kebijakan suku bunga membuat pasar kecewa, emas sempat naik namun turun lagi, harga emas sempat bereaksi naik terhadap jobless claim, namun lebih banyak yang menjual sehingga harga emas ditutup turun pada hari Kamis kemarin.

Harga emas Juni di Comex turun 0.1% menjadi $1,552.40, sedangkan harga emas spot juga turun $1.20 menjadi $1,557.25 perounce. Resistant pertama di $1,559.30 dan berikut ke $1,570 sedangkan support di $1,539.40 dan berikut ke $1,530 perounce.

Harga perak Mei turun 0.1% menjadi $26.767 perounce di Comex, Resistant pertama di $27.015 dan berikut ke $27.315 sedangkan support di $26.575 dan berikut ke $26.50 perounce.

Harga tembaga naik karena Chili sebagai produsen terbesar akan mengurangi produksinya. Harga tembaga Mei di NYMEX naik 2.25 cent atau 0.6% menjadi $3.3555 perounce kenaikan terbesar sejak 22 maret. Resistant pertama pada $3.3725 dan berikut ke $3.40. sedangkan support di $3.3295 dan berikut ke $3.3060 perounce.

Harga platinum Juli turun 1.6% menjadi $1,517.80 perounce. Support $1,516 dan resistant $1,566 perounce.

Harga paladium Juni anjlok 4% menjadi $725.45 perounce penurunan terbesar sejak 23 Oktober.  Support $670.7 dan resistant $780.5 perounce.

Harga Emas Anjlok Ke Harga Terendah 9 Bulan

(Commodity) - Harga logam mulia semua anjlok diatas 1% karena investor menarik investasinya dari logam mulia dan beralih ke saham, dolar dan obligasi. Data pekerja dan data manufacturing AS turun, juga data inflasi Eropa meningkat.

Harga emas anjlok selama dua hari sebesar 3%, sehingga menyentuh harga terendah 9 bulan.

Harga emas Juni di Comex turun $23.50 atau 1.5% menjadi $1,552.40 perounce. Menyentuh  Harga terendah sejak 28 Juni di $1,549.70. Harga emas spot turun $23.70 menjadi $1,553. Resistant pertama di $1,560 dan berikut ke $1,570 sedangkan support ke $1,549.70 dan berikut ke $1,545.

Harga perak Mei di Comex turun 40.8 cent atau 1.5% menjadi $26.84 perounce. Sempat ke harga terendah sejak 24 Juli di $26.67 perounce.Resistant pertama di $27 dan berikut ke $27.315 sedangkan support di $26.67 dan berikut ke $26.50.

Harga tembaga Mei di NYMEX turun 4.8 cent atau 1.4% menjadi $3.33 perounce. Sempat menyentuh harga terendah sejak 3 Agustus di $3.3295.Resistant pertama di $3.35 dan berikut ke $3.37 sedangkan support di $3.3295 dan berikut ke $3.320 perounce

Harga platinum Juli di NYMEX  turun 2.1% menjadi $1,541.90 perounce, penurunan terbesar sejak 20 Februari. Support $1,516 dan resistant $1,566 perounce

Harga paladium Juni turun 1.8% menjadi $755.45 perounce. Support $670.7 dan resistant $780.50 perounce.

Prestasi Positif Duet Jagung – Kedelai Di Kuartal Pertama 2013

 

( Commodity) – Dalam sebulan terakhir, komoditas pangan seperti jagung dan kedelai cukup menjadi salah satu fokus utama bagi para investor global. Kedua komoditas tersebut sejak awal perdagangan awal tahun sampai dengan perdagangan pertengahan bulan Maret ini menunjukan level penguatan. Secara tren, pergerakan harga kedua komoditas tersebut telah mengalami penguatan sebesar 2-3%, atau mengalahkan prediksi diawal tahun dimana pada kuartal pertama tahun ini harga komoditas global akan tertekan seiring dengan perlambatan ekonomi global dan juga prospek penurunan permintaan dari negara-negara importir. Namun seiring dengan berjalannya pasar, faktor fundamental diluar sentimen ekonomi global justru menjadi indikator penguatan harga jagung dan kedelai.

Seperti kita bisa lihat chart dibawah ini, harga jagung dan kedelai sampai dengan perdagangan pertengahan bulan Maret ini bercokol di level 7,262 dollar per bushel dan kedelai berada di level 14,042 dollar per bushel. Pada chart tersebut kita juga dapat melihat bahwa secara tren pergerakan jagung dan kedelai telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan meski pada kuartal pertama tahun ini sempat juga beberapa kali menyentuh level tertinggi sebelumnya. Untuk melihat faktor-faktor fundamental apa saja yang mempengaruhi pergerakan harga jagung dan kedelai, mari kita simak penjelasannya dibawah ini :

Faktor Buruknya Cuaca

Seperti biasanya, faktor cuaca sangat menjadi pengaruh utama bagi harga komoditas global. Tak terkecuali pada jagung dan kedelai. Bulan Januari lalu merupakan bulan dimana kondisi cuaca di beberapa negara produsen jagung dan kedelai seperti Amerika Serikat, Brasil dan Argentina dilanda cuaca yang tidak “bersahabat” dengan para petani. Tingginya curah hujan secara serentak melanda ketiga negara tersebut. Bahkan di Brasil dan Argentina yang merupakan salah satu penghasil kedelai terbesar di dunia terpaksa menunda panen jagung dan kedelai yang direncanakan akan dilaksanakan akhir bulan Januari dan harus diundur ke awal bulan Februari. Alhasil akibat pengunduran tersebut, produksi jagung dan kedelai pada periode pertama tahun ini mengalami penurunan sebesar 4-5%.

PERGERAKAN JAGUNG

Seiring dengan kondisi tersebut, pergerakan harga jagung dan kedelai di pekan ketiga dan pekan keempat mengalami peningkatan. Namun kondisi yang berbeda justru terjadi di AS dimana dampak dari tingginya curah hujan yang terjadi justru diluar dugaan tidak berpengaruh kepada produksi jagung di negara tersebut. Bahkan produksi jagung AS berdasarkan panen di awal bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 5,9%. Kondisi inilah yang membuat harga jagung dan kedelai mengalami konsolidasi. Imbas naiknya hasil panen jagung membawa surplus persediaan jagung di negara tersebut sebesar 83,5 juta metric ton. Oleh karena itu, dampak dari naiknya hasil panen jagung di AS membuat harga jagung melemah di pekan kedua Februari.

Terganggunya Pasokan dari Brasil


Selain cuaca, satu hal yang cukup menjadi fokus tersendiri bagi harga jagung dan kedelai ialah mengenai gangguan pengiriman jagung dan kedelai dari Brasil. Serikat buruh pelabuhan di Brasil sejak bulan Maret melakukan aksi mogok kerja terkait dengan aksi demonstrasi kenaikan upah kerja harian. Alhasil selama 3 pekan pengiriman kedelai dan jagung dari Brasil mengalami penundaan. Sebanyak 73 kapal pengangkut dengan kapasitas masing-masing 1000 ton yang terisi kedua komoditi tersebut tidak dapat berlayar ke negara-negara importir. Dampak dari aksi mogok kerja pekerja pelabuhan di Brasil berdampak pada beralihnya permintaan importir kepada jagung AS, seperti yang dilakukan oleg China yang akhirnya beralih mengimpor 700 ribu ton jagung asal Amerika Serikat untuk bulan Maret.

 PERGERAKAN KEDELAI


Kenaikan Ekspor dan Ekstensifikasi Pertanian AS

Pada bulan Maret ini, sektor pertanian AS dinilai memiliki prestasi yang cukup baik. Sepanjang bulan Maret, ekspor jagung AS tercatat mengalami kenaikan sebesar 356.677 ton, sedangkan untuk ekspor kedelai mengalami kenaikan 266 juta ton. Naiknya tingkat ekspor jagung tersebut disebabkan oleh naiknya permintaan dari beberapa negara importir, terutama China yang sedang membutuhkan pasokan ekstra guna diperuntukan sebagai bahan baku pakan ternak. Disaat yang bersamaan Departemen Pertanian AS memprediksi bahwa produksi jagung global untuk tahun ini diperkirakan akan mencapai 117,5 juta ton atau lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 118 juta ton. Padahal jumlah permintaan akan terus meningkat pada negara-negara importir. Oleh karena itu, pemerintah AS akan menyiapkan kebijakan perluasan lahan perkebunan jagung di AS guna mengakomodasi besarnya permintaan pasar.

Kondisi Harga Jagung dan Kedelai Lokal

Positifnya harga jagung di pasar global rupanya tidak berbanding lurus dengan harga jagung lokal yang justru mengalami penurunan ke kisaran level Rp 1500 – Rp 2000 per kilogram. Melemahnya harga jagung tidak terlepas dari adanya panen jagung yang berlangsung pada bulan Februari . Beberapa daerah yang telah melakukan panen jagung diantaranya ialah Dompu, Nusa Tenggara Barat dan Tanah Karo, Sumatera Utara. Akibatnya potensi menumpuknya persediaan jagung di pasar tidak dapat dibendung lagi. Padahal stok jagung impor yang dikirim bulan Desember lalu masih tersedia sebanyak 600 ribu ton. Para pelaku pasar berharap bahwa penurunan harga jagung lokal dapat segera ditangani oleh pemerintah selaku pemegang regulasi. Rencana pemerintah yang akan mengimpor 2,5 juta ton jagung pada tahun ini diharapkan dapat dikaji ulang. Pengkajian ulang kebijakan tersebut juga harus dibarengi oleh rencana pemerintah untuk menaikan ekspor jagung ke negara tetangga seperti Malaysia dan Vietnam.

Kondisi yang tidak menguntungkan juga terjadi pada pasar kedelai dalam negeri. Ketergantungan terhadap kedelai impor kembali memberikan tekanan bagi para penjual tempe/tahu dan konsumen. Kenaikan harga kedelai global memberikan imbas kepada kenaikan harga kedelai impor yang di pertengahan bulan Maret ini sebesar Rp 300 – Rp 500 menjadi Rp 7000 – Rp 7500 per kilogram. Para penguasaha temped an tahu di Jawa Tengah mulai khawatir akan kenaikan harga tersebut meski permintaan untuk saat ini masih cenderung stabil. Keterbatasan stok persediaan yang hanya sebesar 50 ribu ton untuk bulan ini dinilai sangat riskan mengingat kebutuhan kedelai dalam negeri pertahun hanya mencapai 2,3 juta ton.

Harga Emas Meningkat


(Vibiznews – Commodity) – Harga logam mulia mixed hari Senin kemarin, harga emas meningkat karena emas sebagai safe haven akibat dari ancaman Korea Utara untuk meluncurkan bom nuklir ke AS dan Korea Selatan. Data manufacturing AS juga melemah sehingga sedikit menggerakan harga emas. Dolar AS turun setelah mencapai tertinggi 7 bulannya.




Harga emas Juni di Comex meningkat $4.20 atau 0.26% menjadi $1,599.90 perounce. Harga emas spot naik $2 menjadi $1,600 perounce. Resistant pertama di $1,608.30 dan berikut ke $1,614.50 sedangkan support di $1,590.40 dan berikut ke $1,585 perounce.


Harga perak Mei turun 35.3 cent atau 1.9% menjadi $27.97 perounce. Resistant pertama di $28.36 dan berikut ke $28.50 sedangkan support pertama di $27.81 dan berikut ke $27.50 perounce.


Harga tembaga Mei di NYMEX turun 2.90 cent atau 0.9% menjadi $3.3730 perounce. Resistant pertama pada $3.40 dan berikut ke $3.4250 sedangkan support di $3.35 dan berikut ke $3.34 perounce.

Harga platinum spot naik 0.6% menjadi $1,580.50  sempat ke terendah di $1,577.50 perounce. Support $1,555 dan Resistant $1,620 perounce.

Harga Logam Mulia Mixed, Harga Perak Anjlok


(Vibiznews - Commodity) - Pada hari Jumat lalu, mengakhiri minggu dimana krisis Cyprus telah meningkatkan harga emas kembali, harga emas ditutup dengan harganya turun, dan perak anjlok karena krisis Cyprus sudah mendapatkan jalan keluar. dan terjadi peningkatan indeks saham AS, investor mengambil keuntungan di emas dan beralih ke indeks saham.

Harga emas April di Comex turun 0.5% menjadi $1,606.10 perounce. Pada minggu lalu harga emas mingguan naik 0.8% kenaikan selama tiga minggu berturut-turut terlama dalam 6 bulan ini. Resistant pertama di $1,616.50 dan berikut ke $1,61970 sedangkan support pertama ke $1,600 dan berikut ke $1,589.60 perounce. Harga emas spot turun $7.6 ke $1,608.1 perounce.

Harga perak Mei anjlok  1.8% menjadi $28.698 perounce di Comex, penurunan terbesar sejak 28 Februari. Resistant pertama di $29.17 dan berikut ke $29.325 sedangkan support pertama di $28.85 dan berikut ke $28.53.

Harga tembaga Mei di NYMEX naik 0.9% menjadi $3.466 perounce. Harga mingguan tembaga turun 1.5% pada minggu lalu. Support $3.43 dan resistant $3.56 perounce

Harga platinum April naik 0.1% menjadi $1,581.70 perounce. Harga platinum mingguan turun 0.7% pada minggu lalu. Support $1,555 dan resistant $1,620 perounce.

Harga paladium Juni naik 0.6% menjadi $761.55 perounce. Harga paladium mingguan turun 1.8% pada minggu lalu. Support $714 dan resistant $780 perounce.

Harga Semua Produk Energi Turun


(Vibiznews - Commodity) - Harga semua produk energi mengalami penurunan karena data ekonomi menunjukan krisis Eropa semakin parah, ditambah dengan data manufacturing Jerman yang turun, akibatnya permintaan bahan bakar akan menurun sehingga harga minyak mentah dan produknya anjlok.

Harga minyak mentah Mei turun $1.05 atau 1.12% menjadi $92.45 perbarel di NYMEX. Support $90.2 dan resistant $93.6 perbarel

Harga minyak Brent Mei turun $1.25 atau 1.1% menjadi $107.47 perbarel di ICE Futures Eropa di London. support $105.7 dan resistant $114.4 perbarel

Harga bensin April turun 4.57 cent atau 1.5% menjadi $3.0706 pergalon di NYMEX. Harga bensin turun 2.9% minggu ini.

Harga bensin rata-rata di pompa bensin di dunia turun 0.6 cent menjadi $3.691 pergalon. Support $3.6 dan resistant $3.73 pergalon

Harga gas alam melanjutkan penurunan pada hari Kamis, harga gas alam April turun 2.5 cent atau 0.6% menjadi $3.935 perjuta Btu di NYMEX. Tahun ini harga gas alam naik 17%. Support $3.83 dan resistant $3.98 per juta Btu

Harga Emas Turun dipicu Kebijakan The Feds


(Vibiznews - Commodity) - Setelah emas mengalami kenaikan  dua hari berturut-turut sampai ke harga tertinggi tiga minggu akibat krisis Cyprus, maka pada hari Rabu kemarin harga emas kembali turun, walaupun krisis Cyprus belum selesai dan terjadi penolakan untuk membebankan pajak atas deposito, namun ECB membantu untuk mencari jalan keluar. Yang tidak diduga adalah hasil meeting FOMC yang menyatakan bahwa kebijakan ekonomi AS tidak berubah, sehingga memicu kenaikan dari harga saham, akibatnya emas turun kembali

Harga Emas April di Comex turun $6 atau 0.4% menjadi $1,604 perounce. Emas spot turun $6.30 menjadi $1,607 perounce. Resistant pertama pada $1,615 dan berikut ke $1,619.70 sedangkan support di $1,600 dan kemudian ke $1,589.60 perounce.

Harga perak Mei di Comex turun 83 cent atau 0.3% menjadi $28.76 perounce. Resistant pertama di $29.11 dan berikut ke $29.35 sedangkan support pertama di $28.40 dan berikut ke $28.315 perounce.

Harga tembaga Mei di NYMEX naik 4.15 cent  atau 1.2% menjadi $3.4475 perounce. Resistant pertama di $3.4535 dan berikut ke $3.4725 sedangkan support $3.4250 dan berikut $3.40 perounce.

Harga platinum April di NYMEX naik 1.7% menjadi $1,582.50 perounce kenaikan tertinggi selama dua bulan. Support $1,566.20 dan resistant $1,630 perounce.

Harga paladium Juni melonjak 3.1% menjadi $758.20 perounce, kenaikan tertinggi sejak 13 Nopember. Support $743.30 dan resistant $780.30 perounce.

Harga Minyak Mentah Naik Ke tertinggi Dua Minggu


(Vibiznews - commodity) - Harga produk energi mixed pada penutupan pasar hari Kamis, dengan minyak mentah naik ke tertinggi dua minggu, karena penurunan dari data jobless claim AS yang turun.

Harga minyak mentah April di NYMEX dibuka pagi ini di Sidney naik 27 cent menjadi $93.30 perbarel, di elektronik trading. Kemarin minyak mentah April naik 0.6% menjadi $93.03 perbarel harga penutupan tertinggi sejak 25 Februari. Support $90.20 dan resistant $93.6 perbarel.

Harga minyak Brent April naik 0.8% menjadi $109.42 perbarel di London. Support $108 dan resistant $114.4 perbarel

Harga Bensin April di NYMEX turun 0.1% menjadi $3.1413 pergalon. support $3.05 dan resistant $3.15 pe galon

Harga gas alam melonjak ke tertinggi tiga bulan setelah laporan pemerintah menunjukkan bahwa persediaan turun 145 milyar cubic feet, menjadi 1.938 trilyun cubic feet, terendah sejak 13 Mei 2011. Harga gas alam April di NYMEX melonjak 3.6% menjadi $3.812 per juta BTu, harga penutupan tertinggi sejak 23 November. Support $3.70 dan resistant $3.824 perjuta Btu